SEBAB KEJAYAAN
Oleh Ustadz MUTTAQIN Anang Toha
Ada 5 sifat mulia yang dapat menjadi sebab kejayaan seseorang, atau sebab kejayaan suatu bangsa. Kelimanya merupakan bagian akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah, SAW.
Sebuah hadits dan Atsar, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Al Mustholiq Al Qurosy, yang berkata di hadapan Amr bin ‘Ash :
"تقوم الساعة والروم اكثرالناس“
Hari Kiamat nanti akan terjadi, dan (saat itu) Bangsa Romawi adalah penduduk bumi yang terbanyak.”
Amr bin ‘Ash berkata :
“Abshir maa taquul…”
Coba pastikan lagi apa yang kamu katakan.
Lalu Al Mustholiq mengatakan :
“Aquulu ma sami’tuhu ‘an Rosuulillaahi SAW”
Saya hanya mengatakan apa yang saya dengar dari Rasulullah SAW.
Lalu Amr bin ‘Ash mengatakan:
لئن قلت ذلك إن فيهم خصالا أربعا: إنهم لأحلم الناس عند فتنة.. وأسرعهم إفاقة بعد مصيبة.. وأوشكهم كرة بعد فرة.. وأرحمهم لمسكين ويتيم وضعيف.. وخامسة حسنة جميلة وأمنعهم من ظلم الملوك
Jika demikian yang engkau katakan, maka sesungguhnya Bangsa Romawi itu punya 4 Sifat unggul, yaitu:
1️⃣ Mereka adalah bangsa yang paling tenang dalam menghadapi situasi fitnah/kekacauan.
2️⃣ Mereka adalah bangsa yang paling cepat bangkit setelah tertimpa musibah.
3️⃣ Mereka adalah bangsa yang paling cepat bisa menyerang kembali, setelah mengalami kekalahan.
4️⃣ Mereka adalah bangsa yang paling penyayang terhadap orang miskin, yatim, dan orang-orang lemah.
5️⃣ Mereka adalah bangsa yang paling kuat dalam menghadapi raja-raja (penguasa) yang zhalim (diktator).
Perhatikanlah, informasi dari Rasulullah, SAW. di atas. Ternyata bangsa Romawi (Eropa) ketika mereka menerapkan 5 sifat mulia ini, maka Allah, SWT. mengizinkan kejayaan padahal mereka tidak beragama Islam.
Berikut sedikit informasi yang yang saya dapatkan dari www.wikipedia.com yang membuktikan kejayaan bangsa Romawi tersebut:
Kekaisaran Romawi merupakan salah satu kekuatan ekonomi, budaya, politik, dan militer paling berpengaruh di dunia pada masanya.
Kekaisaran ini menjadi kekaisaran terbesar pada masa antikuitas klasik dan salah satu kekaisaran terluas dalam sejarah dunia.
Pada masa pemerintahan Trajanus (98–117), luas wilayah Kekaisaran mencapai 5 juta kilometer persegi yang saat ini terbagi menjadi 40 negara modern berbeda dan menjadi penguasa bagi hampir 70 juta penduduk, atau 21% dari keseluruhan penduduk dunia pada saat itu.
Hal ini menjadikan Kekaisaran Romawi sebagai entitas politik dengan jumlah penduduk terbanyak di Barat hingga pertengahan abad ke-19.
Usianya yang panjang dan wilayahnya yang luas mengakibatkan pengaruh Kekaisaran Romawi seperti bahasa Latin dan Yunani, budaya, agama, penemuan, arsitektur, filosofi, hukum, dan bentuk pemerintahan bertahan abadi di negara-negara penerusnya.
Albania, Aljazair, Andorra, Arab Saudi, Armenia, Austria, Azerbaijan, Belanda, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Britania Raya, Bulgaria, Georgia, Gibraltar, Hongaria, Irak, Iran, Israel, Italia, Jerman, Kroasia, Kuwait, Lebanon, Libya, Liechtenstein, Luksemburg, Makedonia,Malta, Maroko, Mesir, Monako, Montenegro, Palestina, Prancis, Polandia, Portugal, Republik Ceko, Rumania, San Marino, Serbia, Siprus, Slovenia, Slowakia, Spanyol, Suriah, Swiss, Tunisia, Turki, Ukraina, Vatikan, Yordania, Yunani.
Jika bangsa yang mayoritas penduduknya tidak meyakini risalah Rasulullah, SAW saja diizinkan Allah menjadi bangsa besar karena memiliki 5 sifat besar di atas, apalagi jika 5 sifat besar tersebut di miliki oleh bangsa yang mayoritas penduduknya beriman kepada Allah, SWT. dan meyakini risalah Muhammad, SAW.
Maka, jika Bangsa Indonesia ingin diizinkan menjadi bangsa besar, maka milikilah 5 sifat besar di atas.
Reviewed by TARBIYAH SYAMILAH
on
5:20 AM
Rating:

No comments: